Cara budidaya udang Galah

udang segar siap panenSelain ikan dan kerang anda juga perlu melihat jenis tanah dan cara menanam tembakau, salah satu jenis seafood dengan penggemar terbanyak adalah udang. Selain itu udang merupakan salah satu jenis seafood yang mudah dijumpai dan selalu habis di pasaran.
Udang tidak hanya dijual di pasar tradisional ataupun pasar ikan saja tetapi, udang juga sudah mulai dijual di supermarket. Seiring perkembangan jaman dan teknologi yang semakin canggih, pengemasan udang tidak hanya sebatas dikemas dengan plastik saja. Ada banyak sekali macam pengemasan udang, mulai dari dikemas menggunakan sterofoam hingga dikemas dalam kaleng. Bagi anda yang sangat menyukai udang dan lebih suka menyimpan makanan akan lebih praktis jika anda menggunakan udang kaleng. Namun saat ini sudah banyak sekali aneka produk instan olahan berbahan dasar udang.
Diantaranya ada terasi instan, petis udang instan, sosis udang, hingga aneka ragam camilan frozen food berbahan dasar udang. Ada banyak sekali jenis udang di pasaran yang banyak sekali penggemarnya dan salah satunya yaitu udang galah atau udang windu. Berbeda dengan jenis udang lainnya, udang galah memiliki ukuran cenderung besar dan sedikit melebar. Selain itu udang galah atau windu juga merupakan salah satu jenis udang air tawar dengan banyak sekali kandungan nutrisinya.

Kandungan Nutrisi Udang Galah :

  • Lemak
  • Kalori
  • Natrium
  • Kalium
  • Karbohidrat
  • Protei
  • Zat besi
  • Magnesium
  • Kalsium
  • Vitamin A, B6, dan B12

Dengan banyaknya penggemar udang galah serta cara daya tahan udang galah yang kuat, banyak sekali orang mencoba berbisnis udang galah. Tidak hanya sebagai bahan konsumsi saja berbeda dengan cara merawat bunga agar subur dan merekah, jika anda ingin maka anda bisa menjualnya.

Budidaya Udang Galah yang efektif

1. Persiapan Budidaya Udang Galah

Langkah pertama yang harus anda lakukan dalam cara budidaya udang galah yaitu melakukan persiapan terlebih dahulu. Untuk persiapan budidaya, ada beberapa hal yang perlu anda siapkan seperti berikut:
Pertama, anda perlu memilih lokasi yang tepat untuk membuat media budidaya serta menyiapkan alat dan bahan dalam pembuatan media budidaya.
Untuk budidaya udang galah, karena udang galah merupakan salah satu jenis udang air tawar maka anda bisa menggunakan media kolam.
Untuk itu anda perlu mencari lokasi yang luas dan jauh dari kawasan industri.
Pastikan lokasi merupakan lokasi yang bersih dari sampah ataupun limbah rumah tangga.
Setelah anda menemukan lokasi yang tepat, siapkan alat pengangkut benur, serok, ember, seser, ayakan dari kain, dan cangkul.
Untuk bahan pembuatan media, anda perlu menyiapkan pupuk, kapur pertanian, dan jaring.

2. Media Budidaya Udang Galah

Media budidaya merupakan kolam tanah dan berikut cara pembuatannya :
Kolam tanah dibuat dengan ketinggian sekitar 70 hingga 100 m dengan luas kolam 300 hingga 1000m2.
Di sekitar kolam buatlah parit sedalam 50 cm dengan lebar 30 cm untuk mencegah banjir serta adanya genangan air di sekitar kolam.
Sebagai pakan alami, anda perlu memasukkan pupuk kandang ataupun kompos ke dalam kolam dan mendiamkannya selama kurang lebih 1 mingguan hingga warna air kolam berubah.
Ukur juga pH air dan tanah, pH yang baik yaitu tidak terlalu asam ataupun basa yaitu sekitar 6 hingga 7.
Masukkan air secara bertahap ke dalam kolam budidaya dengan menyisakan ruang kosong setinggi 20 cm dari atas kolam.
Untuk debit air kolam yang baik dalam cara budidaya udang galah yaitu 0,5 hingga 1 liter per detik.

Benur Udang Galah
Adapun hal terpenting yang tidak boleh terlewatkan saat anda melakukan cara budidaya udang galah yaitu menyiapkan benur kualitas unggulan. Adapun cara dalam memperoleh benur udang galah sebagai berikut :

Ada dua cara yang bisa anda lakukan dalam memperoleh benur berkualitas baik dan layak budidaya.
Cara pertama terbilang sedikit memerlukan kesabaran dan waktu, yaitu dengan melakukan pemijahan.
Anda perlu menyiapkan media pemijahan berupa kolam semen dan indukan udang galah yang berkualitas baik.
Adapun ciri dari indukan betide dan jantan. Untuk indukan jantan memiliki tubuh lebih besar dan ramping daripada udang betina.
Untuk udang betina sendiri memiliki tubuh agak kecil namun cenderung melebar di bagian perut.
Kepala udang galah pun lebih besar daripada udang galah betina, pilihlah indukan yang tidak terkena penyakit dan hama serta bergerak aktif.
Lakukan pemijahan hingga muncul larva udang galah, pisahkan indukan udang dan lakukan pemeliharaan terhadap larva hingga menjadi benur siap tebar.
Adapun cara yang lebih mudah dan praktis yaitu dengan membeli benur udang yang tidak terkena hama dan penyakit serta tidak cacat dan bergerak aktif.
Hal yang menyebabkan udang galah ini berpotensi sebagai barang ekspor karena udang galah mempunyai ukuran yang besar jika dibandingkan dengan jenis udang air tawar lainnya. Selain itu udang jenis ini mempunyai nilai ekonomis yang penting karena udang galah mempunyai banyak penggemar baik di dalam negeri maupun di luar negeri, seperti di beberapa negara Eropa dan Jepang.

Konsumen Udang Galah

Semua orang pasti membutuhkan protein hewani untuk memenuhi kesehatan tubuhnya. Udang galah adalah salah satu sumber protein hewani. Sehingga jenis udang ini banyak diburu oleh penggemar kuliner udang. Namun karena nilainya yang tinggi, udang dengan rasa gurih dan manis ini banyak dikonsumsi oleh kalangan menengah keatas.

Tips Memulai Bisnis

Budidaya udang galah ini dapat Anda mulai pada kolam ataupun tambak. Untuk menunjang keberhasilan ternak udang galah maka Anda membutuhkan teknologi yang benar – benar sesuai dengan kebutuhan budidaya dan juga sesuai dengan skala usaha yang Anda miliki. Saat ini budidaya udang galah sudah mulai meluas ke berbagai daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali. 

Untuk memulai bisnis budidaya udang galah, Anda harus memperhatikan beberapa langkah cara budidaya udang galah berikut ini:
1. Pilihlah lokasi usaha budidaya udang galah dekat dengan sumber air. Air mempunyai pH 7,5 – 8,5 dengan suhu sekitar 24 – 32 derajat celcius. Oksigen yang terlarut dalam air minimal 3 ppm. Jangan menggunakan air yang tercemar.
2. Siapkanlah segala peralatan yang dibutuhkan untuk budidaya udang galah Anda. Seperti pH meter, termometer dan tes kit untuk mengecek kualitas air.
3. Buatlah kolam dengan ukuran 400 m2.
4. Olahlah tanah dasar kolam. Caranya adalah dengan mencangkul tanah, kemudian balikkan dan kemudian keringkanlah tanah. Kemudian lakukan pengapuran 150 gram/m2. Lalu lakukan pemupukan dengan pupuk kandang dengan takaran 250 gram/m2, pupuk urea serta TSP masing – masing sebanyak 5 gram/m2.
5. Pasanglah rumah – rumahan yang terbuat dari potongan bambu. Rumah – rumahan ini dibuat sebagai tempat berlindung udang.
6. Isi kolam yang akan digunakan untuk budidaya udang galah dengan air setinggi 80 cm. Pengisian air dilakukan beberapa hari sebelum penebaran benur (bibit udang galah).
7. Tebarlah benur dengan kepadatan sekitar 10 – 20 ekor/m2.

Keuntungan Berbisnis

Prospek untuk usaha budidaya udang galah diprediksi cukup cerah kedepannya, karena jika Anda bandingkan dengan budidaya ikan air tawar maka budidaya udang jenis ini harganya relatif lebih tinggi. Selain itu keuntungan lainnya adalah udang galah ini sudah banyak diekspor ke luar negeri sepeti Jepang dan beberapa negara di Eropa. Keunggulan lainnya adalah udang galah mempunyai cita rasa gurih dan manis yang banyak disukai oleh penggemar kuliner udang.

Artikel lain :
1. Cara pelihara udang galah
2. 
Cara menurunkan biaya pada budidaya tambak udang
3. 
Cara meningkatkan hasil panen udang
4. 
Cara tingkatkan nafsu makan udang vaname
5. 
Cara meningkatkan bisnis udang
6. 
Bagian tubuh udang
7. 
Parameter Air Yang Bagus budidaya udang