Cara meningkatkan nafsu makan udang vaname

udang segar 3Sebagai pelaku budidaya udang, tentu kita harus memperhatikan kualitas udang tersebut ketika dipanen. Umumnya, ukuran udang menjadi salah satu indikator terhadap berhasil atau tidaknya budidaya tersebut. Udang yang berukuran lebih besar, tentu lebih baik dari udang yang berukuran kecil dan kurus. Hal tersebut tentu berhubungan dengan pola makannya. Bagaimana cara membuat udang Vaname hawa nafsu makan?

Pertama, kita harus mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang bisa mempengaruhi nafsu makan si udang tersebut? Setelah itu, baru kita cari cara agar nafsu makan mereka meningkat.
Hal-hal Yang Mempengaruhi Nafsu Makan Udang Vaname
Salah satu cara untuk mengukur nafsu makan udang adalah dengan memasang anco dan mengeceknya secara rutin. Anco adalah jaring berbentuk persegi yang bisa yang diletakan didasar tambak dan diangkat dengan mudah.
Pakan akan disebarkan secara merata didasar anco, kemudian disimpan didasar tambak. Pada saat pengecekan, jika pakan habis berarti nafsu makan udang sangat baik. Sebaliknya, jika tersisa banyak, anda harus segera mencari cara membuat udang Vaname nafsu makan kembali.
Sementara itu, anda juga perlu melakukan analisa mengapa mereka tidak menghabiskan makanannya.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan nafsu makan udang Vaname berkurang.

1. Kualitas air yang kurang baik, seperti terlalu keruh, pH terlalu rendah, dan sebagainya
2. Terinfeksi penyakit
3. Faktor cuaca, seperti hujan, angin, terlalu panas atau terlalu dingin
4. Udang sedang mengalami stres
5. Kualitas pakan yang kurang baik atau kadaluarsa
6. Sedang dalam proses molting
7. Jumlah plangton yang terlalu banyak
8. Dan sebagainya.

Cara Membuat Udang Vaname Nafsu Makan

Lakukan Analisa, ketika anda menemukan ada masalah dengan nafsu makan udang Vaname, segera analisa dan catat. Paling mudah adalah dengan menggunakan tabel. Berikut adalah hal-hal yang perlu anda catat:

1. Perhatikan atau ukur kejernihan air, apakah terlalu keruh?
2. Ukur pH air dengan menggunakan pH meter. Catat apakah pH tersebut di bawah normal atau diatas normal?
3. Perhatikan feces udang karena penyakit berak putih yang cukup umum terjadi pada udang Vaname dan bisa menyebabkan nafsu makannya berkurang
4. Lakukan pengecekan pakan. Biasakan mencatat tanggal kadaluarsa atau tanggal pembuatan pakan. Hal ini untuk memudahkan anda melakukan pengecekan dan menjaga kualitasnya tetap terjaga.
5. apakah udang sedang dalam proses molting atau tidak
6. Perhatikan Cuaca dan ukur suhu udara.
7. jumlah plangton. Apakah meningkat tajam atau sebaliknya.
Dengan melakukan analisa dan mencatatnya, anda bisa melihat dan memperkirakan penyebab masalah nafsu makan mereka berkurang. Setelah itu, anda bisa memikirkan cara membuat udang Vaname nafsu makan kembali.

Apabila air tambak terlalu keruh misalnya, anda bisa mengganti dengan air baru yang bersih
Jika ternyata anda menemukan penyakit berak putih pada udang anda, ikuti cara mengatasinya di link ini.

Ketika plangton berkembang terlalu banyak di dalam tambak, anda bisa mengurangi pemberian pakan sebesar 30% selama 3 hari atau tunggu hingga plangton berkurang.
Ketika cuaca sedang tidak baik, terlalu panas atau dingin, anda bisa mengurangi pemberian pakan hingga 30% hingga cuaca kembali stabil.

Jika pH air di bawah normal, anda bisa menambahkan kapur dolomit pada air tambak dan kurangi pamberian pakan hingga 20%.
Pada udang yang sedang molting, jumlah pakan yang diberikan sesuai fasenya. Pada pre-molt, nafsu makan udang biasanya menurun atau tidak makan sama sekali. Hal ini normal. Oleh karena itu, kurangi jumlah pakan hingga 50-70% untuk menghindari penumpukan sisa pakan di dasar tambak. Ketika udang memasuki fase inter-molt, nafsu makan berada pada level maksimal. Berikan pakan 80-100%. Setelah cangkang terlepas dari tubuh udang (post-molt), mereka hanya makan sedikit sekali atau tidak sama sekali. Anda bisa memberikan pakan 50% saja.
Hal yang Mempengaruhi Nafsu Makan Udang

Salah satu cara untuk mengukur tingkat nafsu makan udang adalah dengan memasang anco yang sudah disebar makanan di dasarnya. Kemudian anco dimasukkan ke tambak. Lakukan pengecekan berkala untuk melihat apakah pakan habis atau tidak.
1. Sementara Anda melakukan analisa, ada baiknya Anda juga mengetahui beberapa hal yang mungkin menyebabkan udang pada tambak Anda tidak nafsu makan.
2. Kualitas air yang kurang baik dengan beberapa parameter yang di bawah standar normalnya. Hal ini tentu bisa membuat udang tidak nyaman. Salah satu cara untuk menunjukkan ketidaknyamanannya itu ialah dengan tidak mau makan.
3. Terinfeksi Penyakit, sama seperti makhluk hidup lainnya, udang juga tidak mau makan saat terserang penyakit.
4. Faktor cuaca, seperti hujan atau panas yang menyebabkan fluktuasi suhu.
5. Udang mengalami stres, hal ini bisa jadi karena imbas dari keadaan lingkungan yang tidak optimal yang menyebabkan udang stres hingga tak mau makan.
6. Kualitas pakan yang kurang baik, untuk itu sebelum Anda memberikan pakan ada baiknya periksa terlebih dahulu tanggal kadaluwarsa dari pakan tersebut, karena pakan yang memiliki kondisi buruk membuat udang tidak nafsu makan.
Penyebab Udang Tidak Mau Makanl
Budidaya udang vaname di Indonesia banyak menggunakan sistem intensif, artinya sangat tergantung pada pemberian pakan buatan dari pabrik. 

Pengetahuan mengenai perilaku makan udang

Mungkin akan membantu untuk memahami dan merencanakan manajemen pakan yang tepat.

1. Udang budidaya sebagai omnivorous scavenger. Omnivorous atau omnivora artinya udang makan apapun meskipun udang dewasa cenderung sebagai karnivora (pemakan daging). Scavenger artinya udang suka memakan sisa-sisa bahan organik di dasar, karena udang juga termasuk hewan bentik (hewan yang hidup di dasar perairan). Udang makan berdasarkan kebutuhan dan aktivitas hariannya. Udang memakan apapun ketika di lingkungan alami dan ketika pada kondisi budidaya akan memanfaatkan partikel makanan yang tersedia di kolom air (misal: fitoplankton, zooplankton, dan materi organik lain) dan yang ada di kolam selain pakan buatan yang diberikan untuk udang. Persentase yang dimakan juga berbeda tiap ukuran udang.

2. Mata dan penglihatan udang budidaya tidak berkembang baik, sehingga merespon makanan dengan adanya daya tarik kimiawi untuk menemukannya menggunakan antena. Maka pakan harus terbenam dalam air, daya tahan di air dalam waktu yang cukup lama, dan daya tarik (attractability) yang tinggi.

3. Suhu, pH, dan DO mempengaruhi nafsu makan udang. Suhu rendah (dibawah 26°C), naik-turunnya pH harian yang signifikan, dan DO rendah dapat menyebabkan nafsu makan udang menurun.

4. Udang yang dalam periode molting tidak akan makan. Pada saat periode molting pakan harus diatur agar efisien sehingga tidak menjadi limbah akibat pakan yang tidak termakan.

5. Jika pakan yang anda berikan ternyata melayang-layang di air, langsung hilang larut dalam air, tidak menarik bagi udang, kualitas air tidak terkontrol, dan udang sedang mengalami molting massal maka itulah sebabnya udang anda tidak mau makan (FCR tinggi).